Usia Rawan: Pada Masa Inilah Manusia Merasa Paling Kesepian

Manusia Merasa Paling Kesepian

Kesepian merupakan hal yang sangat dibenci oleh sebagian orang. Apalagi ketika merasa kesepian ditengah keramaian.

Umumnya, kesepian dirasakan oleh lansia yang usianya sudah lebih dari 60 tahun. Hal ini dikarenakan keadaan fisik yang terus melemah dan kematian orang terdekat.

Namun, sebuah penelitian baru yang dilakukan pada warga San Diego menunjukkan hal yang berbeda dari penelitian sebelumnya.

Dalam penelitian itu, diungkap bahwa usia rawan mengalami kesepian berada pada fase baru dewasa atau dikisaran usia 20 – 30 tahun dan usia dewasa yang mulai menginjak 50 tahun.

Diketahui alasan usia 20 tahun mengalami kesepian adalah lingkungan yang kompetitif. Saat orang berada pada fase ini, Ia akan berpikir bahwa tugas yang dikerjakan temannya akan selalu lebih baik darinya.

Selain itu, keputusan besar yang menentukan kesuksesan hidupnya harus diambil. Seseorang akan merasa keputusan yang telah dibuatnya buruk dan masalah masalah mulai muncul sebelum masalah yang satu selesai dipecahkan.

Inilah yang mendorong seseorang mengalami stres. Stres dan rasa kesepian ini biasanya akan benar benar reda saat menginjak usia 35 tahun.

Pada saat usia Seseorang menginjak 50 tahun keatas, orang tersebut akan mulai merasakan kesepian kembali. Berbeda dengan usia 20an, orang dengan usia 50an cenderung lebih menghawatirkan masalah kesehatan dan bayang-bayang kematian dari pada masalah pekerjaan.

Meskipun merasa kesepian, orang dengan usia seperti ini akan dapat mengatasinya dengan lebih mudah karena telah berhasil melakukannya saat usia muda yang telah lalu.

Cara Mengatasi Rasa Kesepian diusia Muda

Orang orang memiliki cara yang berbeda beda dalam mengatasi kesepian yang dirasakannya. Tapi, ada beberapa hal yang ampuh bagi sebagian besar orang.

Apa saja solusi terbaik yang ampuh menyembuhkan kesepian? Berikut ini adalah ulasannya.

  1. Accept

Terima kesepian itu dengan sudut pandang berbeda. Sadari dengan benar hal hal yang menyebabkan Anda merasa kesepian. Kemudian ubah sudut pandang Anda dalam melihat penyebab itu. Dengan begini, dampak negatif dari kesepian bisa berkurang dan bahkan berganti dengan hal yang positif.

Beberapa orang enggan mengakui bahwa dirinya kesepian. Ini membuat orang tersebut tambah merasa kesepian.

Lihat Juga : 5 Genjatan Senjata Paling Mengerikan didunia

Orang orang yang menolak ini akan menyibukkan dirinya agar lupa dengan rasa kesepian yang dialaminya. Seperti dengan marathon film, tidur seharian, atau mengerjakan hal yang tidak perlu.

Jika hal ini terus berlanjut, tingkat kesehatannya juga akan menurun. Selain mengalami masalah kesehatan, tidak menerima keadaan ini akan berdampak buruk bagi lingkungan sosialnya.

  1. Love

Tidak mudah memang untuk mencintai rasa yang menyakitkan. Tapi memang begitu adanya. Untuk mengatasi rasa kesepian, Anda dapat mencintainya.

Ketika sudah merasa kesepian, Anda bisa memahami bagaimana keadaan lingkungan yang sebenarnya kemudian mengubahnya menjadi hal lain yang dapat mengusir kesepian. Seperti melakukan hal yang biasa Anda sukai sehingga mood yang dirasakan berangsur angsur membaik.

Sukai dulu kesepian itu dan Anda akan menemukan jalan keluarnya.

  1. Treat and Share

Perlakukan rasa kesepian itu dengan baik. Rasa kesepian yang tidak ditangani dengan baik bisa saja berakhir buntu.

Lalu, cobalah untuk menceritakan hal tersebut kepada orang terdekat. Jika enggan, Anda bisa mendatangi Psikolog untuk sekadar berbagi cerita yang tidak bisa Anda bagi dengan orang lain.

Keadaan ini akan menyebabkan kehidupan sosial dan kesehatan Anda memburuk jika terjadi secara terus menerus dan tidak ditangani dengan baik dan benar.

Jika rasa kesepian Anda terus ada meskipun sudah ditangani, Anda bisa menghubungi ahli untuk sekadar berkonsultasi dan meminta pendapat tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Author: admin